Live Love Hope

Tentang Kehilangan Sahabat

| on
Sunday, July 5, 2020

Baru-baru ini salah seorang sahabat aku meninggal dunia, mendadak, tanpa aku ketahui bahwa dia sakit & sudah berada di rumah sakit selama beberapa minggu.

Pertama kali mendengar kabarnya dari seorang teman kuliah (sebut A) yang juga sepupu dari sahabat aku itu. Tiba-tiba muncul whatsapp message:

"Vit, kamu tahu kabar I?"

Rasanya langsung deg, feeling ga enak. Langsung balas tanya "memangnya kenapa?" Tapi lama tidak ada balasan. Langsung aku telepon sahabat aku lainnya (D):

"D Memangnya I kenapa? Tadi A wa tapi abis itu ngga ada kabar."

Terdiam sejenak, kemudian dengan suara lirih kayak habis nangis D bilang,

"Vit, I udah ngga ada. Dia meninggal sore ini."

Langsung lemes setengah ngga percaya, berpikir mungkin aku mimpi kali ya? Kalau iya gimana caranya biar bisa bangun dari mimpi ini?

Tapi ternyata engga, semuanya nyata, dia benar-benar pergi untuk selamanya.

Hari itu hari jumat, malam hari aku dengar kabarnya. Berniat untuk langsung datang ke RS tapi di tengah kondisi Covid seperti ini, plus rumah aku di bogor & RS-nya di Jakarta, akhirnya malam itu aku putuskan untuk tetap di rumah. D yang ada di sana mengantar kepergian I untuk terakhirnya. Dipulangkan malam itu juga ke Surabaya.

Dari jumat malam-minggu malam, setiap kali ingat I sudah tiada, air mata mengalir tanpa bisa dibendung. Banyak ucapan doa & kesedihan aku lihat di instagram I begitu juga story dari teman-temanku juga teman-teman I. 

Dalam kondisi syok & terpukul, akupun sempat membuat beberapa postingan mengenai I di instagram. Untuk mengenang I selama hidupnya & juga penyesalan & rasa kangen sebagai teman.

Maklum sudah sekian tahun kami ngga ketemu & akhirnya bisa ketemu, aku, I & D, sebelum tiba-tiba datang pandemi Covid. Satu hal yang aku sesali & aku syukuri sekaligus. Nyesel karena ngga dari dulu-dulu luangin waktu untuk ketemu. Syukur karena masih sempat ketemu bareng sebelum dia pergi.

Banyak ucapan simpati & belasungkawa datang lewat comment & DM terutama dari teman-teman kuliah yang sempat mengenal I. Maupun teman-teman lama aku dari tempat kerja yang lama, yang saking seringnya aku main sama I waktu masih single, akhirnya teman-teman kerja jadi ikut bergaul dengan I juga, main bareng, makan, jalan, dll.

Tapi ternyata ada juga yang kontra beranggapan, "kok Vita lebay banget sih, emang sedeket apa sampai sesedih itu".

Aku sampai mikir emang apa iya aku lebay? Memangnya salah, aku sedih ketika seorang sahabat yang berharga banget buat aku meninggal, tanpa sempat berpamitan.

Berharga itu ngga perlu karena dekat yang tiap hari telponan, wa, ketemu, chatting, dll. Buat aku, walaupun kita tidak dikategorikan dekat yang dideskripsikan tadi, tapi I tetap berharga.

Apakah I juga ngerasa aku berharga banget buat dia? Well, ngga tahu I mikir gimana, kita juga ngga pernah ngomongin tentang ini. Mungkin buat I ada teman yang jauh lebih berharga dari aku. Who knows? And that's totally fine for me.

Terus kamu lebay dong Vit. 

Memang salah kalau kita anggap seseorang berharga secara sepihak? Walaupun orang itu mungkin ngga menganggap kita sebaliknya?

Menurut aku that's fine. I berharga buat aku, karena aku ngga pernah ketemu teman yang begitu tulus seperti dia. Yang ngga akan pernah menganggap kamu sombong walau cuma kontak sesekali. Yang selalu apa adanya, orang paling straight forward yang pernah aku temui. Anehnya senusuk apapun yang dia omongin, orang ga pernah bisa sakit hati sama omongannya, karena orang selalu bisa ngerasain ketulusan dia. Orang yang bisa ngelihat hati orang terdalam tanpa kita sadari. Aku hampir ngga pernah bisa bohong di depan I, dia kayak tahu aja apa yang ada di pikiran aku. Orang yang selalu berusaha bantu temannya, selama dia masih bisa bantu, ngga pernah bilang ngga. Orang yang bisa diandalkan ketika kamu butuh seseorang buat nemenin kamu. Selama dia ngga ada kesibukan lain, dia akan selalu datang ketika diminta.

Kadang aku juga berpikir, apa karena gender kita berbeda, dia pria aku wanita? Jadi orang beranggapan negatif. 

Then I realized that at some point, orang-orang masih beranggapan, tidak pantas seorang wanita berteman dekat dengan pria, tidak pantas bersedih seperti itu untuk pria yang bukan keluarga.

Pantas tidak pantas menurut siapa?

Menurut society, yes, tanpa sadar selama kita masih hidup di Indonesia, tidak bisa terlepas dari paradigma sosial yang ada di masyarakat pada umumnya.

Paradigma ini yang sayangnya akan terus membatasi apa yang bisa/tidak bisa, pantas/tidak pantas, boleh/tidak boleh dilakukan. Walaupun kesetaraan gender sudah mulai gencar didengungkan, tetap gender menjadi batasan dalam norma-norma sosial kita.

Kadang ada juga pikiran tentang, kenapa orang-orang berpikiran sesempit itu? Walaupun kita berbeda gender, ngga pernah kita melanggar norma yang ada, tapi tetep aja akan ada orang yang berpikir apa yang kita lakukan ngga pantas.

Aku sendiri punya beberapa sahabat pria. Dulu sewaktu masih single, sering jalan iya, makan bareng iya, nonton bareng iya. 

Melanggar norma dengan sahabat aku ini? Ngga

Kita ngga pernah pegangan tangan, doing romantic things, touchy-touchy, dll.

Karena orang masih beranggapan, mana mungkin pria & wanita bisa sahabatan? Pasti pacaran, selingkuh, dll.

Ya kalau udah gini aku cuma bisa ketawa aja dalam hati sambil mikir, oh ya mungkin itu karena ketidaktahuan mereka saja. Mungkin karena dalam hidup mereka kalau berteman dekat dengan lain gender ujung-ujungnya salah 1 ada yang jatuh hati. Mungkin mereka cuma berteman dekat dengan sesama gender.

Apapun itu pembelajaran juga bahwa, kita ngga akan bisa sepenuhnya lepas dari paradigma sosial & mau ngga mau menjaga perilaku sesuai paradigma yang ada. Dimanapun kita berada.

Sekarang I sudah tidak ada lagi di dunia ini. Kalau tetiba ingat, masih suka nangis sendiri. Ngga apalah dianggap lebay, karena ngga semua orang akan bisa ngerti perasaan orang lain 100%. Seperti peribahasa:

People will not understand until they put themselves in other people's shoes

Jadi, apakah kamu juga punya sahabat yang sangat berharga buat kamu?

Kadang kita luput, betapa berharganya seseorang sampai orang tersebut benar-benar pergi dari hidup kita.

Until the day we meet again I. See you..
Rest in Peace

#BeautyTalk# Pyungkang Yul Essence Toner

| on
Saturday, July 4, 2020

Satu lagi racun dari para beauty blogger/vlogger, produk dari brand korea Pyungkang Yul, yaitu Pyungkang Yul Essence Toner. Toner ini termasuk dalam kategori hydrating toner. Aku sendiri sudah pakai produk ini sekitar 6 bulan, cuma baru sempat untuk bikin reviewnya.

Awal yang bikin tertarik untuk coba produk ini karena banyaknya review positif yang bilang produk ini bagus banget & harganya yang cukup terjangkau menurut aku, untuk size yang segitu gedenya. Aku beli yang varian 200ml. Ada juga varian 100ml, kalau kalian baru mau coba-coba, better coba beli yang ukuran kecilnya.

Pyungkang Yul  adalah brand yang berasal dari Korea Selatan yang diluncurkan oleh Pyungkang Oriental Medicine Clinic, yaitu sebuah institusi yang terkenal karena fokusnya untuk mengatasi kulit atopik (kondisi kulit kronis yang menyebabkan serangan gatal-gatal, kemudian menghilang untuk beberapa waktu). Misi dari brand ini adalah meminimilalisir penggunaan chemical dalam rangkaian produknya untuk merawat & melindungi kulit dari bahan yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan oleh kulit. Brand ini menganut 2 paham, yaitu balance and food (what you eat is what heal you).

Pyungkangyul sangat selective dalam memilih ingredients dari produknya supaya cocok buat konsumen dengan jenis kulit yang hyper sensiitive sekalipun. Produk ini memiliki ingredients yang sedikit, karena mereka percaya bahwa satu jenis tanaman herbal dapat bekerja menutrisi lebih maksimal ketimbang mencampur banyak jenis tanaman sekaligus dalam 1 produk. Sebisa mungkin mereka memilih bahan yang paling aman untuk kulit, karena itu mereka meniadakan adanya bahan chemical yang tidak dibutuhkan, misal pewarna, pewangi, dll.

Wait.. kulit aku jenisnya adalah berminyak, terus kenapa tetap butuh hydrating toner? Jangan salah, kulit berminyak juga butuh hydrating toner untuk menjaga agar kadar minyak & air balance, sehingga kulit kamu tidak memproduksi minyak berlebihan.

Toner ini juga cocok dipakai oleh kalian yang punya masalah dry/sensitive skin, apalagi buat kalian yang sering bekerja indoor di ruangan ber-AC, dimana kulit akan cenderung kehilangan nutrisi & kelembapannya Produk ini dapat mengisi kembali nutrisi & kelembapan di antara sel-sel kulit.

KEMASAN





Pyungkang Yul Essence Toner hadir dalam dua ukuran, 100ml & 200ml, kemasannya dari bahan plastik berwarna biru cobalt dengan tutup flip top warna hitam, di body kemasannya terdapat label putih simple berisi nama & keterangan produknya. Karena warna birunya cukup pekat, minus-nya jadi bikin aga susah untuk tahu sisa produk di dalam kemasannya tinggal seberapa. Di packaging-nya sendiri didominasi dengan tulisan Hangeul yang aku juga ngga ngerti gimana bacanya, namun tetap sedikit tertera dalam bahasa inggris untuk keterangan How-to-use & Ingredients.

Untuk kemasan luarnya berupa box berwarna biru senada dan ada semacam serat & bertekstur sebagai bahan boxnya. Simple, minimalis & elegan. Di box-nya juga terdapat keterangan yang sama seperti di botolnya.

TEKSTUR

Seperti hydrating toner pada umumnya, tektur produk ini cair namun dengan sedikit perasaan thick, ntapi saat diaplikasikan tetap terasa lightweight, tidak berat & lengket. Almost kayak air tapi juga ngga secair itu. Sebenarnya produk ini bukan berbahan air, kandungan dari produk ini adalah campuran dari berbagai macam mineral herbal. Cukup cepat diserap oleh kulit, jadi ngga perlu nunggu lama sampai produk ini benar-benar terserap, untuk masuk ke tahapan skincare berikutnya.


KANDUNGAN

Toner ini mengandung 91,3% adalah milk vecht root extract & betaine. Milk Vecht Root (Astragalus Membranaceus Root Extract), sering dipakai dalam pengobatan Tiongkok yang bahkan dipercaya lebih mujarab ketimbang gingseng. Akar astragalus mengandung banyak senyawa tanaman aktif yang diyakini mengandung beragam manfaat, seperti dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh & mengurangi peradangan, sebagai anti alergi. Akar ini mampu memulihkan kelainan sel T yang disebabkan oleh proses penuaan, juga memiliki senyawa anti-bakteri & anti-jamur yang dapat mengembalikan vitalitas kulit. Fungsi utama dari toner ini adalah untuk menghidrasi secara intens & membantu meningkatkan elastisitas kulit dari lapisan kulit paling dalam.

Astragalus Membranaceus Root Extract, 1,2-Hexanediol, Butylene Glycol, Bis-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane, Hydroxyethylcellulose, Carbomer, Arginine

HOW TO USE

Di kemasannya sendiri tertera cara penggunannya, yaitu bahasi kapas dengan toner kemudian usapkan pada wajah. Tapi aku sendiri pakainya dengan dituang ke tangan kemudian diusap merata ke wajah dan leher. Sayang aja kalau dituang ke kapas, lebih banyak kebuang di kapasnya ketimbang aplikasi ke wajahnya. Apalagi teksturnya yang agak thick membuat produk ini susah diaplikasi pakai kapas. Gunakan sebagai step pertama setelah cuci muka dengan facial wash.

FINAL THOUGHTS



Price: Rp 105.000 (100ml) & 155.000 (200ml), sumber ilotte.

What I Love:
  • Cepat meresap ke kulit walaupun teksturnya ngga begitu cair
  • Packagingnya simple
  • Ada ukuran lebih kecil yang menurut aku cukup travel friendly
  • Harganya worth -to-buy karena dengan isi 200ml yang aku punya, ngga habis-habis bahkan udah 6 bulan ini aku pakai
  • Super hydrating, untuk kuli wajah berminyak, aku saranin jangan over pakainya, secukupnya aja
  • Komposisi ingredients yang minim, bikin aman dikulit, terutama buat yang punya masalah kulit sensitif
  • Ngga bikin kulit aku jerawatan, breakout, dll
  • Packagingnya karena dari plastik, jadi super aman kalau jatuh, ngga bakal pecah
What I Hate:
  • Kemasan aga bulky
Rating: 5/5

Apakah bakal re-purchase? Definitely yes! Aku pakai ini pagi aja, karena di malam hari aku ada produk lain yang dipakai yang bakal aku review di postingan berikutnya. Tapi mungkin next aku bakal beli yang varian 100ml aja, supaya bisa dibawa travelling, selama ini aga bingung juga kalau bawa-bawa botolnya karena cukup bulky. Di aku efeknya kulit jadi lebih kenyal gitu abis pakai ini, apalagi kalau di lanjutkan dengan pemakaian essence atau serum.

Thanks for coming! See you on my next post! 

#BeautyTalk# L'oreal White Perfect Clinical Series

| on
Friday, April 17, 2020



Selama ini untuk urusan skincare saya terbiasa menggunakan produk dari dokter dari klinik ternama. Selama 7 tahun saya setia dengan Nathasia kemudian tergoda mencoba Erha kira-kira selama setahun lebih. Tapi jujur makin lama makin ngga bersahabat di kantong nih kalau terus-terusan pakai skincare dari klinik. Ditambah lagi harus rela meluangkan waktu berjam-jam untuk antri -___-. Ngga kuaaattt...

Dan lagi entah kenapa sepertinya efek krim dokternya udah ngga se-tokcer jaman dulu pas awal-awal pakai. Apa karena kulit saya udah kebal sama bahan-bahan di dalemnya, atau karena faktor umur yang makin menua atau gimana ngga tahu lagi. Ditambah ada perasaan takut efek "nagih" yang suka dibahas sama orang-orang soal krim-krim dokter di atas.

Dari situ dimulailah pencarian produk skincare OTC (Over The Coumter) yang saya harap bisa menggantikan krim dokter yang biasa saya pakai. Tergiur pengen punya kulit bening kayak orang-orang korea, saya sempat coba beberapa skincare korea. Tapi kok bagus buat mereka sepertinya belum tentu bagus di saya, hahaha. Soalnya belum tentu produk korea yang paling bagus sekalipun, cocok dipakai oleh kaum eksotis yang tinggal di daerah tropis seperti saya ini.

Masalah utama saya ngga jauh-jauh dari kulit kusam, belang sana-sini, jerawat komedo yang akhirnya bikin spot-spot/flek hitam bekas jerawat bermunculan. Bikin ngga pede pokoknya. Nah, kalau saya pakai skincare dari korea, kebanyakan produk malah bikin kulit saya makin berminyak & karena berminyak itu malah bikin kelihatan makin kusam.

Mulailah saya fokus mencari produk OTC yang lebih mudah didapat di drugstore lokal yang kira-kira bisa mengatasi masalah kulit saya di atas. Sampai akhirnya saya dapat info kalau L'oreal White Perfect Clinical sangat bagus untuk mengatasi wajah kusam karena bisa bikin kulit tampak glowing cerah bercahaya & bebas dari noda hitam. 


L’oreal Paris White Perfect Clinical Range terinspirasi oleh pakar klinik kecantikan, lebih dari sekedar rangkaian pencerah wajah dengan 3 aksi nyata untuk kulit cerah bercahaya. Konsentrasinya untuk menyamarkan noda hitam, mencerahkan kulit dan membantu merawat keremajaan kulit.

Hmmm... Sounds so promising right?



Nah mari kita bahas satu per satu

L'oreal White Perfect Clinical Essence

Kemasan:

Dari semua rangkaian L'oreal White Perfect ini, paling suka sama packaging Essence-nya. Kemasannya ngga begitu besar karena memang hanya 30 ml, body-nya terbuat dari botol kaca berwarna silver, simple & elegan. I'm super love love love it! Botolnya dilengkapi dengan pipet drop untuk mengeluarkan isinya, sehingga terjaga ke-higienisannya & isi yang dikeluarkan jadi lebih terkontrol. Oia walaupun cuma berisi 30 ml, tapi ini awet sampai 2-3 bulan pemakaian loh, soalnya 2-3 tetes saja sudah cukup untuk aplikasi seluruh wajah,

Tekstur:

Teksturnya ringan, tidak terlalu cair & tidak terlalu kental, berwarna putih hampir bening, sedikit lengket tapi ngga greasy. Tapi lengketnya cuma sebentar aja saat aplikasi awal. Nanti lama-lama (butuh sekitar 2-3 menit untuk meresap) lengketnya hilang & berubah jadi moist di kulit. Bikin betah dipakai seharian.

Kandungan:


Bisa dilihat di belakang kemasan, mengandung 3 bahan aktif sbb:
Actyl C: Bahan aktif penceran, membantu menyamarkan noda hitam pada kulit
Adenosine: Membantu mengurangi produksi melanin untuk mencegah pigmentasi kulit
Fibrelastyl: Membantu kulit tampak lebih cerah merona

FINAL TOUGHTS

Price: Rp 150.000 - 225.000

What I Love: 
  • Packaging terlihat elegan dengan pipet drop yang membantu produk tetap terjaga higienis & ngga tumpah-tumpah kebanyakan waktu diambil.
  • Awet, 1 botol bisa tahan untuk 2-3 bulan.
  • Tekstur ringan ngga bikin kulit kerasa ketarik-tarik.
  • Efek cerahnya dapet, tekstur kulit juga membaik, ngga bikin jerawatan.
What I Hate:
  • Mahal hahaha, tapi ada harga ada rupa, harga sesuai kualitasnya.
  • Kadang susah didapat. Pernah ngga ada stok sama sekali di pasaran di kota tempat tinggal saya sampai hampir sebulan. Bolak balik keluar masuk dari 1 toko ke toko lainnya tapi ngga dapet juga -___-".
Ini udah botol ketiga saya beli, berarti udah hampir setahun pakai produk ini. So far saya suka banget karena bener-bener bikin muka glowing terlihat lebih cerah, Cerah loh ya bukan putih bening macam artis korea ^,^. Kulit juga jadi kerasa lembut, moist & dewy. Sukak banget lah.


L'oreal White Perfect Clinical Day Cream SPF 19 PA+++

Kemasan:

Dikemas dalam jar atau botol kaca berbentuk kubus dengan warna silver hampir sama dengan nuansa essence-nya. Suka banget sama pemilihan warna silvernya yang bikin kesan elegan langsung kerasa waktu lihat kemasannya. Untuk ukuran, ini cukup besar, 50 ml. Kurang travel friendly karena besar & cukup berat. Di dalam botolnya ada semacam penutup tambahan dari plastik untuk mencegah isinya bertebaran kemana-mana saat terbolak-balik & agar lebih higienis. Untuk ukuran 50 ml, bisa sampai pemakaian 1-2 bulan tergantung seberapa boros kalian pakainya. Kalau saya biasanya cukup 4x colek & oles ke wajah (dahi, kedua pipi & dagu), hemat, hehehe...

Tekstur:

Tekstur sama seperti krim lainnya, dengan nuansa light pinkish & cepat meresap ke kulit. Ngga berkesan lengket atau berminyak sama sekali. Meninggalkan kesan dewy dengan semu pink di wajah. Kadang, kalau pakai day cream dengan base warna putih, suka kelihatan keputihan & beberapa krim malah bikin kayak pakai topeng badut, LoL... Nah, bagusnya yang ini ngga meninggalkan kesan keputihan, yang ada kesannya kulit terlihat glowy sehat bersemu pink.

Kandungan:

Mengandung Pro-Vanish 3: Bahan aktif pencerah yang membantu mengurangi produksi melanin pada kulit wajah.

Sudah memiliki perlindungan terhadap sinar matahari dengan SPF 19 PA+++ untuk melindungi kulit dari UVA/UVB, sehingga aman digunakan diluar ruangan tapi ngga bisa lama-lama ya, karena SPF nya hanya 19. Untuk perlindungan maksimal dari sinar matahari, kamu tetap perlu menggunkan tambahan sunscreen atau sunblock.

FINAL TOUGHTS

Price: Rp 135.000 - 150.000

What I Love: 
  • Packaging terlihat elegan dengan warna silver & desain yang menarik.
  • Awet, 1 botol bisa tahan untuk 1-2 bulan.
  • Tekstur creamy pinkish yang ngga bikin wajah terlihat keputihan.
  • Efek cerahnya dapet, tekstur kulit juga membaik, ngga bikin jerawatan, sangat melembabkan.
What I Hate:
  • Again, mahal, but it's worth.
  • Non travel friendly.
  • Mulai susah didapat, biasa suka beli di Shopee Mall L'oreal tapi belakangan suka ngga ada stoknya.
L'oreal White Perfect Clinical Overnight Treatment

Kemasan:

Sama seperti seri day cream-nya, dikemas dalam jar kaca, kali ini berwarna biru, berukuran 50 mg. Persis sama dengan day cream-nya cuma beda warna saja.

Tekstur:

Untuk tekstur, sedikit berbeda dengan day cream-nya yang lebih creamy, yang ini sedikit lebih encer. Berwarna putih transparan dan menimbulkan efek glowy, dewy & non-sticky.

Kandungan:

Mengandung bahan dengan teknologi Pro-Vanish 3, yaitu kombinasi 3 bahan pencerah yang membantu mencerahkan kulit wajah di malam hari sekaligus meregenerasi kulit. 
Vitamin B3 yang membantu mencerahkan kulit.
Procystein yang membantu mengurangi produksi melanin berlebih.
Bio Peeling Ex yang membantu menjadikan kulit tampak lebih halus & cerah.


FINAL TOUGHTS

Price: Rp 150.000 - 225.000

What I Love: 

  • Aku suka teksturnya yang secara instan menimbulkan kesan kulit menjadi sangat lembab & dewy.
  • Awet, 1 botol bisa tahan untuk 1-2 bulan.
  • Dikombinasikan dengan day creamnya jadi double combo, kulit benar-benar cerah & tekstur membaik.
What I Hate:
  • Meninggalkan efek sedikit berminyak
  • Non travel frindly, kemasan bulky
  • Mahal
Rating: 4.5/5

Aku suka dengan produk ini karena efek mencerahkannyan dapet walaupun ngga instan. Bikin muka terus lembab. Mungkin kurang cocok dengan kalian yang punya tipe wajah sangat berminyak. Tipe wajah aku kombinasi jadi masih aman pakai ini. Aku udah sekitar setahun lebih pakai ini dan terus repurchase.

Thanks for coming! See you on my next post! 

#Beauty Review# L'oreal UV Perfect Matte & Fresh

| on
Wednesday, November 13, 2019

Buat kalian yang punya tipe kulit berminyak, tahu kan gimana susahnya cari produk sunscreen/sunblock yang ngga bikin kulit jadi makin berminyak? 

Nah itu juga yang aku rasain selama bertahun-tahun. Bermacam-macam sunscreen/sunblock aku cobain tapi ngga juga bisa nemu yang cocok. Soalnya kebanyakan sunscreen/sunblock punya tekstur creamy yang lengket yang membuat wajah jadi terlihat berminyak & mengilap. Padahal sunscreen/sunblock ini penting banget untuk menjaga kesehatan kulit dari pengaruh jahat sinar matahari UVA/UVB. Ini juga yang bikin munculnya dark spot  di wajah. 

Sebagai solusi bagi para wanita Indonesia yang umumnya mempunyai jenis kulit wajah berminyak atau normal, L'oreal Paris mengeluarkan sebuah terobosan produk sunscreen/sunblock yang bersahabat untuk kulit berminyak atau normal dengan finishing Matte.


Dengan tagline "Matte & Fresh" dari L'oreal mengklaim bahwa L'oreal UV Perfect Matte & Fresh yang mengandung Mattifying Pure Clays mampu bekerja sebagai oil-control formula yang dapat menyerap minyak berlebih untuk hasil akhir tanpa kilap pada kulit wajah. Juga mengandung Detoxyl yang membantu melindungi kulit dari partikel polusi hingga PM 2,5 yang mencegah terjadinya jerawat & mengecilkan pori-pori.

Kandungan SPF pada L'oreal UV Perfect Matte & Fresh juga termasuk tinggi hingga SPF 50 PA++++ yang memberikan perlindungan total dari paparan sinar matahari UVA/UVB hingga 12 jam. Salah satu keunggulan L'oreal UV Perfect Matte & Fresh adalah kandungan Advance UV Protector dengan bahan MexorylTM & Long UVA Filters yang membantu memberikan perlindungan terhadap sinar UV yang dapat menyebabkan munculnya noda hitam,  penggelapan kulit & penuaan dini.

KEMASAN



Berbentuk botol tube dari bahan plastik berwarna hijau mint di bagian tube-nya & warna putih di bagian tutupnya dengan sedikit sentuhan warna orange untuk menegaskan kandungan SPF. Ukuran 30 ml menurut aku termasuk kemasan yang sangat travel friendly karena ringan & bentuknya juga didesain slim. Ada box tambahan warna tosca di kemasannya yang lebih besar dibandingkan ukuran tube-nya. Untuk aplikator dibuat runcing & kecil di bagian lubangnya sehingga memudahkan kita untuk mengontrol seberapa banyak isi produk yang ingin dikeluarkan.

TEKSTUR

Memiliki tekstur creamy, kental & padat berwarna putih, namun tetap terasa ringan, mudah dibaurkan secara merata pada kulit & cepat menyerap tapi ngga berasa lengket dengan finishing matte. Butuh waktu memang untuk hasil mattenya sekitar 1 menit. Ada sedikit aroma samar yang tercium yang mungkin ngga semua orang suka dengan aromanya.

KANDUNGAN


Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kandungan utama L'oreal UV Perfect Matte & Fresh adalah:
  1. Mattifying Pure Clays
  2. Detoxyl
  3. SPF 50 PA++++
  4. Advance UV Protector: MexorylTM & Long UVA Filters
Aqua/Water, Glycerin, Alcohol Denat, Dimethicone, Ethylhexyl Salicylate, Propylene Glycol, Terephtalydene Dicamphor Sulfonic Acid, Silica, Titanium Dioxide,  Trethanolamine, Drometrizole Trisiloxane, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Octocrylene, Ethylhexyl Triazone, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Tromethamine, Stearic Acid, Potassium Cetyl Phosphate, T-Butyl Alcohol, Tocopherol, Phenoxyethanol, PEG-100 Stearate, Palmitic Acid, Ammonium, Polyacryloydimethyl Taurate, Menthoxypropanediol, Sanguisorba Officinalis Root Extract / Ginger Root Extract, Cinnamomum Cassia Bark Extract, Kaolin, Carbomer, Myristic Acid, Disodium EDTA, Cetyl Alcohol, Butylene Glycol, Butyrospermum Parkii Seedcake Extract / Shea Seedcake Extract, Glyceryl Stearate.

FINAL THOUGHTS

Price: Rp 68.000 - 99.000

What I Love:
  • Cepat menyerap & mudah dibaurkan
  • Finishing matte, ngga bikin kulit mengkilap & berminyak
  • Travel friendly, ada varian mini-nya juga yang bisa didapat di minimart
  • Aplikatornya sangat membantu mengeluarkan isi produk
  • Bikin make up lebih tahan lama
  • Ngga bikin jerawatan
  • Awet ngga habis-habis karena pakai sedikit langsung merata
What I Hate:
  • Ada sedikit bau yang kurang enak
Rating: 4.5/5

Love love love dengan produk ini soalnya oil free-control sangat ngebantu mengontrol minyak di wajah aku. Walaupun diklaim mampu melindungi wajah sampai 12 jam, namun biasanya aku pakai ulang lagi kalau mau keluar kantor di bawah sinar terik matahari lansgsung untuk perlindungan maksimal dari paparan sinar matahari.

Thanks for coming! See you on my next post! 


#Beauty Review# Hada labo Gokujyun Premium Hyaluronic Acid Lotion

| on
Saturday, August 31, 2019

Hadalabo Gokyujun Premium Hyaluronic Acid Lotion, mungkin banyak di antara kalian yang belum pernah mendengar produk ini. Seperti namanya, produk ini adalah versi premium dari Hadalabo seri Gokyujun. Ini adalah produk hydrating toner yang mengandung 5 jenis Hyalurinic Acid. Fungsinya, untuk memberikan kelembapan yang tahan lama pada kulit wajah.

Saya mulai tertarik dengan produk ini karena banyak banget review positif & ratingnya pun cukup tinggi di antara beauty blogger lainnya. Pas banget saya memang lagi cari hydrating toner karena mulai menerapkan double toner skincare routine (nanti akan saya buatkan post tersendiri mengenai ini).

Lalu, apa bedanya produk ini dengan seri yang biasa? Yuk kita bahas satu-persatu kelebihannya.

Kemasan:

Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa dari segi kemasan. Terbuat dari plastik berwarna keemasan untuk menonjolkan embel-embel Premium namun dengan ukuran yang jumbo 170ml. Dengan kemasan sebesar ini, kalau saya pribadi, bisa untuk pemakaian >3 bulan. Mungkin karena pakainya pun irit banget. 


Tutup botol model flip yang menurut saya cukup kuat tekanannya saat dibuka alias mudah terbuka tapi ngga kerasa "dol". Aman banget untuk dibawa travelling. Walaupun karena ukuran jumbonya, menurut saya kurang travel friendly untuk dibawa-bawa. Saran saya sebaiknya kalian pindahkan ke botol kecil untuk travelling.

Tekstur:



Berwarna bening, tidak terlalu cair & tidak terlalu kental. Seperti produk Hadalabo lainnya, tidak ada wangi apapun. Sedikit lengket tapi bukan yang oily ya. Cuma butuh 2-3 tetes untuk seluruh wajah+leher. Cepat meresap, sekitar 1-2 menit kulit langsung berasa moist kenyal-kenyal.

Kandungan:


Karena produk ini made in Japan langsung , tulisan di kemasannya pun dalam bahasa Jepang 😅. Waktu saya beli produk ini, setahu saya belum ada versi lokalnya atau international-nya, kalau memang kalian temukan ada, tolong info dengan kasih komen di bawah ya 😊.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, produk ini mengandung 5 jenis Hyaluronic Acid dengan berat molekul yang berbeda-beda sehingga mampu menembus sampai lapisan kulit terdalam. Ke-5 molekul itu, yaitu:
SODIUM ACETYL HYALURONATE, SODIUM HYALURONATE, HYDROLYZED HYALURONIC ACID, SODIUM HYALURONATE CROSSPOLYMER DAN HYDROXYPROPYLTRIMONIUM HYALURONATE. 

5 Hyaluronic Acid: common, super, nanoscale, cationic & 3D hyaluronic acid, dengan 5 molekul berbeda ini memberikan efek moist yang membuat kulit selalu seperti meminum air & terjaga kelembapannya.

FINAL THOUGHTS

Price: Rp. 200.000  

Untuk harga sebenarnya bervariasi, namun kebanyakan yang ada di online market berkisaran di angka ini.

What I Love:
  • Dari semua lotion/hydrating toner yang pernah saya coba, produk ini bekerja bagus banget. Benar-benar bikin kulit berasa moist sepanjang hari.
  • Wajah jadi lembut, kenyal & halus
  • Tekstur wajah membaik
  • Cepat menyerap
  • Awet, 1 botol bisa bertahan >3 bulan
  • Tekstur ringan, ngga bikin kulit berasa ketarik-tarik
  • Di saya ngga bikin jerawatan, padahal biasanya waktu coba produk baru, jadi breakout tapi yang ini engga, which is I love it
  • Untuk kapasitas sebesar & kualitas sebagus itu menurut aku cukup murah
  • Cocok untuk all skin type
  • Membantu mengurangi kerutan halus
What I hate:
  • Kurang user friendly
  • Kemasan hanya dari plastik jadi kesan premiumnya berasa kurang
  • Belum ada di drugstore lokal
Rating: 5/5

So far, sampai dengan hari ini, saya ngga ada keluhan selama menggunakan produk ini. Ngga ada reaksi negatif, justru tekstur kulit perlahan-lahan terus membaik. Jadi ngga gampang jerawatan & mengurangi produksi minyak wajah. Jadi pengen pegang-pegang kulit muka terus haha, sesuka itu sama produk ini. Happy!

See u on my next post 😊

#Beauty Review# The Face Shop Oil Control Water Cushion in Natural Beige

| on
Wednesday, November 16, 2016

It's a very very long time no see...

Kali ini perdana buat saya bikin review produk korea. Produk ini juga lagi booming loh..ngga cuma di korea aja, tapi hampir di seluruh belahan dunia.

Yup, tarraaa.. ini dia.. CUSHION FOUNDATION atau BB/CC CUSHION.

Ini juga pertama kalinya saya coba pakai cushion, biasa cuma pakai foundation atau BB/CC cream biasa yang bentuknya tube gitu, itupun bukan untuk daily use. Cuma pakai buat ke kondangan/nge-mall sesekali.

Pilihan saya untuk percobaan perdana ini jatuh pada OIL CONTROL WATER CUSHION dari THE FACE SHOP.

Setelah booming-booming-nya trend BB cream & CC cream, kini muncul cushion compact sebagai inovasi produk make up terbaru dengan menempatkan foundation cair di dalam kemasan hard case yang dilengkapi microfoam. Microfoam ini berfungsi untuk mengunci produk supaya tidak "tumpah" & menjaga kesegaran saat pemakaian. Ini yang ngebuat produknya lebih tahan lama & tidak menggumpal. Inilah kenapa saya suka banget produk ini, karena higienis, terjaga kesegarannya, mudah dibawa kemana-mana & mudah dalam pengaplikasian.

Bisa dibilang semua brand kosmetik di Korea Selatan telah mengeluarkan beberapa seri cushion compact mereka sendiri, yang sukses bikin saya bingung mau cobain yang mana?? ^__^"

Kenapa saya pilih OIL CONTROL WATER CUSHION dari THE FACE SHOP? Karena ada embel-embel "Oil Control" yang bikin saya berasumsi bahwa produk ini akan cocok untuk kulit saya yang oily & acne pores. Karena produk ini diformulasikan khusus untuk wajah berminyak, jadi harapannya semoga produk ini ngga bikin wajah kelihatan terlalu berminyak, dapat mengontrol minyak dengan baik & ngga bikin breakout di wajah.

Kebetulan beberapa hari yang lalu, ada temen yang lagi dapet tugas kantor ke Korea. Kebetulan juga saya udah lama banget cari-cari info tentang produk ini & udah niat pengen beli. Cuma karena harganya lumayan mehong jadi tadinya masih mikir-mikir buat beli atau engga. Berhubung denger-denger di korea selisih harga dengan di counter di Indo bisa lumayan banget, jadi nitip deh ke temen ini buat beli (padahal dia cowo & aslinya males banget pasti dimintain tolong buat beliin make up :p).

Nah ini dia Reviewnya...

Kemasan:

Begitu cushion ini mendarat dengan selamat di tangan, rasanya supeeerrr happy, hahaha.. soalnya udah lama ngincer & suprisingly case-nya super clean, cantik & minimalis, jadi kelihatan "mahal" dari segi looks-nya.


Entah kenapa yang saya punya ini kok beda dari yang saya lihat di review beberapa beauty blogger. Mungkin ini edisi terbaru, mungkin XD. Box-nya berwarna metalic silver, clean & keterangan di box-nya berbahasa korea (jadi saya ngga bisa bacain artinya ya). Di bagian depan box-nya terdapat logo THE FACE SHOP di bagian bawah & keterangan produk OIL CONTROL WATER CUSHION, Moist Cover, Fresh Fit, Long Lasting dengan SPF 50+ PA+++ di bagian atas. Waow lengkap banget kan.


Di dalam case sudah dilengkapi kaca yang cukup untuk sekedar membantu kita dalam pengaplikasian, terdapat lid untuk mencegah tumpahnya produk & sebagai pembatas, serta dilengkapi juga dengan air puff. Air-puff-nya ok banget loh, lembut & rapat. Air puff ini didesain khusus supaya tidak banyak foundation yang terserap ke dalam puff, jadi tidak ada produk yang terbuang sia-sia, karena semuanya akan ter-transfer ke kulit. Oh iya, saat baru pertama kali dibuka, terdapat seal yang membuat saya makin yakin kalau produknya fresh from the oven.




Tekstur & Kandungan:

Untuk teksturnya sendiri, Oil Control Water Cushion ini seperti foundation cair sehingga mudah diaplikasikan & diratakan pada wajah. Walaupun seperti foundation cair, tapi tekturnya lebih ringan dari foundation (mirip-mirip seperti bb/cc cream), tidak berat & tidak ada rasa lengket. Finishing semi matte, tetap terkesan dewy tapi ngga lebay. Cocok buat kulit oily yang ngga kepingin muka kelihatan kayak ladang minyak waktu abis pakai bb cream (bb cream yang dulu saya punya, beneran bikin muka kelihatan "basah" banget >,<). 

Cushion ini sudah dilengkapi dengan SPF 50+ PA+++ seperti yang tertera pada kemasan. Ini udah cukup tinggi jadi tanpa perlu tambahan sunblock/sunscreen pun kulit kita sudah terlindungi dari bahaya sinar UVA & UVB. Mengandung ektrak moringa tree yang mampu mengontrol minyak berlebih pada kulit.


Shade, Coverage & Staying Power:

Awalnya saya cuma tahu kalau The Face Shop hanya mengeluarkan 2 shade yaitu Apricot Beige (V201) & Natural Beige (V203). Tapi waktu coba main ke counter The Face Shop di mall, saya baru tahu kalau The Face Shop juga mengeluarkan shade yang lebih gelap, yaitu Dark Beige (V205), Light Brown (V301) & yang paling gelap V401 (Ngga tau apa namanya, maap >,<). Kalau di US & Canada, malah ada shade yang lebih terang lagi yaitu Ivory Beige/Pure Beige (V103).

Karena beli dari korea langsung, otomatis cuma ada 2 shade terang yang dijual disana yaitu V201 & V203 (secara orang korea udah pasti putih-putih kulitnya). Padahal waktu coba-coba di counter, kayaknya saya lebih masuk ke shade V205, walau mba SPG-nya keukeuh banget saya cocoknya yang V203. Demi mendapatkan harga yang lebih murah & teringat perkataan si mba SPG, akhirnya saya meng-iya-kan buat membeli shade V203 Natural Beige, muahahaha.

Di saya sih shade ini masih lumayan masuk kok, asal kondisi kulit lagi bagus alias lagi ngga kusem-kusem amat. Untuk mengakalinya, memang harus diset pakai bedak yang lebih gelap supaya ngga terlihat keputihan.

Untuk coverage sendiri, cushion ini termasuk medium to full coverage. Kalau kamu mau lebih nutup lagi, bisa dilayer sampe 2 atau 3 kali. Kalau cuma untuk nutup dark circle atau bekas jerawat kecil sih cukup banget kok.

Staying power produk ini juga bagus loh. Bisa sekitar 6-8 jam dipakai masih stay. Baru touch up saat habis wudhu. Asal ngga sering gosok-gosok wajah pakai tissue, produk ini nempel dengan awetnya di wajah. Love it ^_^

Cara Pakai:

Sebelum pakai cushion, kondisikan wajah agar lembab dengan menggunakan moisturizer terlebih dahulu. Soalnya cushion ini akan sedikit susah nempel, menumpuk & cakey kalau wajah dalam kondisi kering.

Kemudian dap-dap air puff ke cushion sampai produk ter-transfer secukupnya ke air puff. Kemudian dap-dap/tepuk-tepuk pelan ke wajah. Lebih baik ditepuk-tepuk daripada disapukan ke wajah, supaya produk ter-transfer secara merata, tidak ada gumpalan & terlihat lebih natural.


FINAL THOUGHTS


Price:
Di Counter The Face Shop di mall-mall seharga Rp 329ribu. Saya beli dari korea 20.000 Won atau sekitar Rp 240ribuan. Lumayan kan ^_^

What I Love:
  • What a so nice packaging. Case-nya bagus banget, terlihat mewah, clean & simple, sudah ada kaca & air puff
  • Matte finish, jadi ngga kelihatan dewy lebay. Cocok buat yang mukanya ladang minyak kaya saya
  • Tahan lama. Awet banget seharian dipakai ngga luntur (sedikit luntur kalau habis wudhu)
  • Ringan buat digunakan sebagai daily use
  • Ngga bikin wajah kelihatan cakey, terlihat halus & mulus
  • Medium to full coverage
  • Kalau habis, ada refil-nya jadi lebih murah, tinggal beli refil
  • Kalau beli di counter tersedia banyak shade
What I hate:
  • Masih terlalu terang di kulit saya (ini salah saya sendiri sih tapi :p)
  • Kurang besahabat dengan photo-flash, karena akan menimbulkan efek "putih" seperti topeng
  • Akan menimbulkan dry patches untuk kulit yang kering
Rate: 8/10

I definitely love this cushion. Bakal jadi pilihan utama pengganti foundation karena formulanya ringan tapi coverage oke. Kalau habis saya pastikan beli refil yang Dark Beige (V205) supaya ngga keputihan.

Semoga review ini membantu buat kalian yang baru pertama kali menggunakan cushion foundation ^_^

Nb:
Waktu beli cushion, saya dapat free sample ini, nanti bakal saya review di post terpisah :D


#Beauty Review# 7 Cara Penggunaan Olive Oil Untuk Kecantikan

| on
Monday, October 24, 2016


Saya punya tips untuk para mahmud (mamah muda) kece. When you do your grocery shopping, you can also do your beauty shopping at the same time

Eh, loh? Kok bisa?

Iya, soalnya banyak produk-produk natural di supermarket yang bisa digunakan juga untuk kecantikan.

Salah satu yang jadi favorit saya adalah Extra Virgin Olive Oil (kalau saya bilang Olive Oil di postingan ini berarti yang saya maksud adalah Extra Virgin Olive Oil ya).

Olive oil ini sudah lama dikenal sebagai produk yang bagus untuk kesehatan. Kalau lihat acara-acara masak luar negeri, mereka biasa menggunakan olive oil untuk masak daripada minyak sayur/minyak kelapa sawit seperti yang kita gunakan. Belakangan olive oil semakin populer digunakan juga di industri kosmestik.

Olive oil mengandung banyak sekali vitamin, mineral, protein & asam lemak tak jenuh, dll sehingga baik juga untuk kecantikan. Olive oil sangat baik digunakan sebagai produk anti-aging alami, karena kaya akan anti-oksidan, dapat membantu mengurangi keriput & memudarkan garis-garis halus, menutrisi, melindungi & meremajakan kulit.

Dengan kandungannya yang kaya akan vitamin A & E, olive oil mampu menghidrasi kulit, mempertahankan elastisitas & kelembutan kulit, serta membantu proses regenerasi sel-sel kulit.

Huft.. kalau diterusin, daftar manfaat dari olive oil ini bakal panjang banget deh. Nah, sekarang mari kita ngobrolin tentang bagaimana penggunaan olive oil untuk kecantikan?

1. Mandi Olive Oil

Siapkan air di bak mandi, kemudian tuangkan 5 sendok makan olive oil (atau tambahkan sebanyak yang kalian mau) ke dalam bak mandi & taraa.. kalian bisa langsung nyemplung ke dalam bak. Simple, tapi hasilnya luar biasa loh. Setelah mandi kalian bisa merasakan kulit akan terasa sangat halus & lembut seperti kulit bayi.

Bagi kalian yang ngga punya bak mandi di rumah (seperti gue) kalian bisa pakai cara ini. Sebelum mandi, pijat-pijat badan menggunakan olive oil, kemudian mandi seperti biasa. Boleh menggunakan sabun kalau ngga pengen terasa terlalu lengket, tapi jangan banyak-banyak & jangan digosok-gosok pakai sabun, nanti olive oil yang tadi sudah dibalurkan malah hilang ngga bersisa.

2. Olive Oil Sebagai Make Up Remover

Belakangan saya rutin pakai olive oil sebagai make up remover. Saya gunakan sebelum cuci wajah malam. Caranya, tuangkan olive oil secukupnya ke kapas dan usapkan pelan-pelan ke wajah seperti ketika menggunakan make up remover. Ini ampuh untuk menghapus make up & menutrisi wajah sekaligus. Asik kan 2 manfaat sekaligus, hehehe..

Kalau kalian menggunakan make up berat, untuk menghapusnya, kalian bisa memijat wajah menggunakan olive oil terlebih dahulu, baru kemudian diusap menggunakan handuk kecil hangat. Lakukan beberapa kali dengan gentle, jangan menggosok wajah keras-keras, supaya terhindar dari iritasi. Kemudian bilas wajah dengan air hangat & cipratkan air dingin ke wajah. Air dingin dapat membantu sirkulasi darah & menutup pori-pori wajah.

3. Menguatkan Kuku Menggunakan Olive Oil

Rendaman hangat olive oil adalah cara yang mengagumkan untuk menguatkan kuku. Cuma butuh kira-kira 5-10 menit, kalian bisa mendapatkan kuku yang sehat, cantik & berkilau. Cukup rendam kuku dalam campuran rendaman 1 sendok teh olive oil & air hangat, bisa juga ditambahkan dengan sedikit garam mandi. Lakukan setidaknya 1 atau 2 kali seminggu.

4. Olive Oil Sebagai Eye Cream (Krim Mata)

Seperti yang saya sebutkan di atas, olive oil bermanfaat untuk mengurangi garis-garis halus & keriput karena bisa meningkatkan elastisitas kulit, meregenerasi & meremajakan sel-sel kulit, serta menjaga kelembapan kulit.

Cukup tepuk-tepuk pelan sedikit olive oil dengan menggunakan ujung jari atau bisa menggunakan kapas setiap malam sebelum tidur. Dijamin saat bangun paginya, kulit di bawah mata akan terasa halus, lembut & kenyal.

5. Masker Wajah Olive Oil

Ini adalah salah satu home made masker favorit saya. Caranya, campurkan 1 kuning telur dengan 1 sendok makan olive oil (bisa juga tambahkan dengan 1 sendok makan air jeruk lemon untuk mencerahkan wajah). Sebelum dioles ke wajah, jangan lupa bersihkan wajah terlebih dahulu. Oleskan campuran tadi ke wajah. Bisa juga dengan mencelupkan kapas ke campuran & tempel ke wajah. Diamkan kira-kira 10-15 menit, kemudian bilas dengan air hangat & bilas sekali lagi dengan air dingin untuk menutup pori-pori. 

Untuk yang wajahnya berminyak, usahakan jangan lama-lama menggunakannya. Cukup diamkan 5 menit saja, kemudian bilas.

6. Masker Rambut Olive Oil

Minggu lalu, saya coba mewarnai rambut. Tapi entahlah karena tidak cocok dengan bahan cat rambutnya atau memang kondisi rambut saya lagi ngga ok, rambut saya jadi super kaku kayak sapu ijuk T__T. Bener-bener bikin frustasi.

Setelah browsing sana-sini & teringat punya stok olive oil di rumah, saya coba masker rambut menggunakan olive oil. Ada 2 campuran yang saya gunakan.

Yang pertama, sama seperti membuat masker wajah, campurkan 2 kuning telur dengan 2 sendok makan olive oil & 1 sendok teh air jeruk lemon (kalau rambut kalian pendek, cukup 1 buah kuning telur & 1 sendok makan olive oil). Gunakan sebagai masker rambut kemudian diamkan selama 15 menit. Setelah itu bilas dengan shampo (2 kali atau lebih sampai rambut ngga lengket) kemudian gunakan kondisioner.

Cara yang kedua, gunakan saat akan tidur malam. Tuangkan 2 sendok makan olive oil ke dalam mangkuk, kemudian tetesi dengan argan oil. Kalau kalian ngga punya argan oil, kalian bisa menggunakan hair oil seperti ellips atau lainnya untuk dicampurkan dengan olive oil. Oleskan ke setiap helai rambut kemudian tutup rambut dengan hair cap atau bungkus rambut dengan plastik wrap (iya plastik wrap buat makanan itu, hehe) kemudian tidur. Bilas keesokan harinya dengan shampo & kondisioner.

Setelah menggunakan masker ini, rambut saya yang tadinya kaku jadi mulai "melunak" & ngga kusut lagi karena rambut terasa halus & lembut sehingga lebih mudah disisir.

7. Konsumsi 1 Sendok Makan Olive Oil Setiap Hari

Ingat kan pepatah yang mengatakan bahwa "Kecantikan dimulai dari dalam tubuh". Nah mengkonsumsi 1 sendok makan extra virgin olive oil setiap hari, dapat membantu proses regenerasi sel-sel tubuh termasuk kulit dari dalam, sebagai anti-oksidan karena mempunyai kandungan polifenol tinggi & tinggi vitamin E yang baik untuk kulit.


Nah itu tadi 7 Cara Penggunaan Olive Oil untuk Kecantikan ala saya. Kalau kalian punya cara lainnya untuk dibagikan, feel free to share di kolom comment di bawah ya.

Nb:
Oia gunakan selalu Extra Virgin Olive Oil untuk campuran hal-hal di atas ya. Extra Virgin Olive Oil merupakan olive oil yang paling murni karena merupakan hasil penyulingan pertama dari buah olive sehingga manfaatnya belum banyak hilang dari proses penyulingan & mengandung kadar minyak paling rendah (makanya ngga disarankan untuk menumis masakan). Kalau untuk masakan gunakan saja olive oil biasa ;).